Ticker

6/recent/ticker-posts

OPINI : TAGIH TERUS JANGAN KASI KENDOR



Opini kabarposnews.co.id."Salah satu percikan kegaduhan di negeri ini, karena zona nyaman para elite di masa lalu terganggu oleh tukang kayu."

Karenanya terima kasih kepada Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) yang tak kenal lelah dan tak gentar melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan harta negara kembali atas kasus BLBI sesuai hukum.

Diantaranya melalui pemblokiran, penyitaan, dan penjualan aset debitor atau obligor, selain mengenakan sanksi-sanksi administratif dan keperdataaan jika diperlukan. Termasuk kemungkinan pidana bila terjadi penggelapan, pemalsuan, dan pengalihan terhadap barang yang sudah diserahkan kepada negara.

Pemerintah telah menanggung utang pokok dan bunga atas BLBI, sejak krisis keuangan 22 tahun lalu yang mengakibatkan perbankan mengalami kesulitan, dan pemerintah saat itu harus melakukan penjaminan kepada seluruh perbankan di Indonesia, yakni bantuan likuiditas dari Bank Indonesia untuk seluruh bank yang mengalami kesulitan.

Bantuan itu dibiayai dalam bentuk surat utang negara yang diterbitkan oleh pemerintah yang sampai sekarang masih dipegang oleh BI. Itu sebabnya, dana yang mencapai Rp110 triliun itu, di era Pemerintahan Jokowi harus segera dilunasi oleh debitur maupun obligor, dan saat ini yang kembali dikuasai negara telah mencapai sekitar Rp15 triliun.

"Bravo Satgas BLBI, dan jangan kasi kendor"

Salam NKRI Gemilang 🇮🇩
Wahyu .S
Editor Redaksi