Ticker

6/recent/ticker-posts

KH Abbas Ma'ruf : Seorang Dai Harus Jelas Sanad Keilmuannya


Kabarposnews.co.id.Katib Syuriah PCNU Kab Bogor KH Abbas Ma'ruf menghadiri kegiatan Pelatihan Dai dan Khotib Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan Ikatan Dai Nahdlatul Ulama (IDNU) di gedung PCNU Kab Bogor pada hari Sabtu (26/03). 

Ketua Ikatan Da’i Nahdlatul Ulama (IDNU) Kabupaten Bogor, Ustadz Ahmad Hidayat saat sambutannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan keilmuan, strategi dakwah untuk para Pendakwah dan Khatib NU sesuai ajaran Nabi Muhammad yang penuh kasih sayang 'Rahmatan lil alamin' dengan cara merangkul, memberikan kabar gembira jangan buat orang lari. 

"Cara dakwah yang Nabi Muhammad sampaikan dengan بشروا ولا تنفروا (berikan kabar gembira dan jangan buat orang lari) cara lemah lembut juga yang disampaikan merupakan yang terbaik penuh kemanfaatan dan keselamatan dunia akhirat," Tegasnya 

KH Abbas Ma'ruf pada kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya asal ilmu yang akan menjadi kemanfaatan dan kemaslahatan untuk umat tentunya dengan berdasarkan sanad keilmuan yang jelas. 
الإِسْنَادُ مِنَ الدِّيْنِ وَلَوْلاَ الإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ

Isnad adalah bagian dari agama, kalau bukan karena isnad maka setiap orang yang berkeinginan akan mengucapkan apa yang ia kehendaki (Ibnul Mubaarok). 

"Dai atau Khotib hendaknya memiliki sanad keilmuan yang tersambung hingga Rasulullah SAW. Kemudian harus mengupdate keilmuan dengan طلب العلم طول الزمان (terus belajar sepanjang hayat) serta ikhlas menyampaikan dakwah dengan harapan ridho ilahi," Pungkas 
Pimpinan Pesantren Riyadul Aliyah Cisempur Bogor.

Hadir pada acara tersebut Wakil Katib PWNU Jabar, KH. Cep Hery Syarifuddin, Wakil Ketua LDNU DKI Jakarta, Drs. KH. Abdurrahman Bustomi. Ketua Wasathi/Komisi Dakwah MUI pusat, Ustad Fauzan Amin. Pimpinan Pesantren Al Minhaj, KH. Abdullah Nawawi, H. Syamsul Rizal, Ketua RINU Limusnunggal, Dr. Eko Setyobudi, Lembaga Dakwah PBNU KH. Ahmad Ikrom.

Reporter : Hakim Hadi Waluyo
Editor Redaksi